OTOMOTIF

Simak Berapa Tekanan Angin Ban Mobil Sebelum Melakukan Perjalanan

TrendNine.id – Sobat Trend Otomotif, ketika memasuki musim liburan seperti saat libur Natal dan tahun baru saat ini masih banyak pengemudi yang kurang memperhatikan ukuran angin ban mobil yang ia kendarai. Padahal, ukuran angin ban mobil yang tidak ideal dapat mempengaruhi kenyamanan dan performa saat berkendara.
Bahkan dapat menyebabkan kecelakaan.

Ukuran angin ban mobil yang terlalu rendah dapat memicu terjadinya kebocoran ketika melintasi jalan berbatu. Jika tekanan ban terlalu tinggi, juga berpotensi terjadinya aquaplaning ketika melintasi jalan berair..

Setiap jenis mobil memiliki ukuran tekanan angin pada ban yang tidak dapat Anda samakan, karena ukuran tekanan ban mobil sangat tergantung pada jenis mobil dan ban yang digunakan oleh pabrikan.

Untuk mengetahui secara pasti tekanan angin ban mobil, Anda dapat mencermati Informasi Tekanan Ban (Tire-Loading Information) yang biasanya berada di frame pilar pintu depan kanan mobil (pintu pengemudi).

Sobat trend otomotif bisa melihat ukuran tekanan ban mobilnya pada pilar bagian dalam, tepatnya di sebelah kanan bawah jok pengemudi terdapat stiker kotak bertuliskan informasi mengenai tekanan ban.

Pastikan tekanan angin ban mobil sesuai dengan kebutuhan dan tidak kurang ataupun berlebihan. Berikut ini adalah dampak negatif yang bisa muncul apabila kondisi tekanan angin ban mobil kurang atau berlebih.

1. Bahaya Tekanan Ban Mobil Kurang

Kurangnya tekanan angin ban adalah masalah yang sering dihadapi pemilik mobil. Hal ini dikarenakan biasanya ban mobil mengalami penurunan tekanan angin setiap bulannya. Jika tidak cepat-cepat disesuaikan kembali, maka akan muncul berbagai dampak negatif.

Tekanan angin ban yang kurang dapat membuat beban yang menumpu di ban mobil meningkat. Akibatnya, tarikan pada ban mobil pun menjadi lebih berat dan mobil harus bekerja lebih keras saat dikendarai. Itulah betapa pentingnya menjaga tekanan angin ban mobil.

Beberapa dampak negatif lainnya mencakup:

• Konsumsi bensin mobil menjadi lebih boros

• Ban lebih mudah slip dan tergelincir

• Pengereman kurang optimal, terutama saat jalanan basah

• Kendaraan menjadi tidak seimbang

• Ban mengalami pengikisan yang tidak merata

• Konstruksi ban lebih cepat rusak

• Ban bisa meledak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *