Iqbal Alan Abdullah, Ketua INCCA meyampaikan, melihat dinamika industri MICE yang mulai ada perubahan dari yang konvensional, ke teknologi. Dituntut untuk ada inovasi baru dari generasi muda untuk menjadi lebih unggul dan contoh bagi dunia.
“Industri MICE Indonesia membutuhkan inovasi dan pemikiran yang visioner. Sudah saatnya para mahasiswa mengeluarkan ada ide-ide ‘gilanya’ yang ada di isi kepalanya agar bisa menjawab kebutuhan pelaku industri untuk saat ini dan 10 tahun ke depan, sehingga Indonesia menjadi destinasi MICE unggulan di Asia” ungkap Iqbal.
Selanjutnya, kompetisi bertujuan untuk menciptakan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi agar mampu mengkombinasikan penyelenggaraan event konvensional bersanding dengan teknologi terkini.
“Sehingga, para peserta dari luar negeri yang berhalangan hadir karena alasan suatu hal tetap tidak kehilangan momen, akan tetapi peserta tersebut tetap berbayar dengan menggunakan akses teknologi tertentu,” urainya.
Baca Juga : Perputaran Ekonomi Saat Lebaran di Sektor Parekraf Capai Rp369,8 Triliun, Apa Harapan Kemenparekraf
ide-ide sepert ini yang diperlukan dari adanya kompetisi Indonesia MICE Youth Challenge. “Indonesia memiliki 36 Prodi MICE dan diharapkan masing-masing kampus mengirimkan perwakilannya lebih dari satu. Pemenangnya nanti akan kita sponsori untuk ikut kompetisi lagi di level Asia, hingga dunia,” pungkas Iqbal.
Sementara itu, Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Penyelenggaraan Kegiatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Vinsensius Jemadu mengapresiasi Indonesia MICE Youth Challenge yang di inisiasi oleh IECA dan INCCA dalam mempersiapkan SDM yang handal dan professional.
“Hal ini selaras dengan perkembangan yang ada di Kemenparekraf yakni semangat yang adaptif, kolaboratif, dan juga inovatif. Kita akan support, dengan resources yang ada, kemudian memperluas lagi baik dari sisi kualitas maupun kuantitas untuk kita kirimkan ke level regional dan global,”
Deputi yang kerap dipanggil VJ ini kembali menegaskan, perlu diketahui akses untuk penyelenggaraan kegiatan MICE ke depannya tidak harus hadir ke lokasi, tidak harus ke negara penyelenggara. “Sudah saatnya mengarah ke sana dan kita harus mengantisipasinya dari sekarang,” tutup VJ.
Kompetisi Indonesia MICE Youth Challenge ini akan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari perwakilan dari IECA, INCCA, Professional Exhibition Organizer (PEO), Professional Convention Organizer (PCO), dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (*)
Editor : Huda
Page: 1 2
TrendNine.id, Jakarta - ARTOTEL Harmoni Jakarta menghadirkan pengalaman yang berbeda—hening, hangat, dan penuh makna dalam…
TrendNine.id, Tangerang — Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan promo kuliner Nusantara sebagai bagian dari…
TrendNine.id, Jakarta — Mal Ciputra Jakarta kembali menggelar event tematik Kuliner Pecinan pada 25–29 Maret…
TrendNine.id, Jakarta – Ramadan selalu punya cara istimewa untuk menyatukan banyak hati. Tahun ini, InJourney…
TrendNine.id, JAKARTA — Sapporo Cardiovascular Clinic (SCVC), pusat spesialis kardiovaskular di bawah naungan Hong Kong…
TrendNine.id, Jakarta — Pengalaman kuliner dan budaya Eropa Tengah kini bisa dinikmati tanpa harus jauh-jauh…