Muhammadiyah Dorong Kemandirian Ekonomi dan Daya Saing UMKM Luncurkan ITMU
TrendNine.id, Jakarta — Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Lembaga Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (LP UMKM) resmi memperkenalkan Inovasi Teknologi Muhammadiyah untuk UMKM (ITMU).
Produk teknologi lokal ini menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam mendorong kemandirian ekonomi umat sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di era digital.

Peluncuran ITMU yang digelar di Universitas Muhammadiyah Jakarta pada Selasa (17/6/2025), menandai komitmen Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis teknologi dan inovasi.
Ketua LP UMKM PP Muhammadiyah, Tony Firmansah, menegaskan ITMU bukan hanya produk teknologi, tetapi instrumen pemberdayaan ekonomi yang kami harap mampu mendorong produktivitas sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan UMKM.
Hadir dengan slogan “ITMU dari MU untuk MU – Produk Lokal Kualitas Global”, ITMU dikembangkan sebagai wujud nyata kontribusi Muhammadiyah dalam membangun ekosistem teknologi lokal yang memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%, sesuai regulasi pemerintah.
“Langkah ini penting secara ekonomi karena, mendorong substitusi impor perangkat teknologi, memperluas peluang industri komponen local, membuka lapangan kerja di sektor perakitan, servis, dan distribusi,” ujarnya.
Selain itu, kehadiran ITMU mendukung program digitalisasi UMKM, yang menjadi pilar utama penguatan ekonomi nasional pascapandemi. Dengan harga kompetitif (mulai Rp5,5 juta hingga Rp20 juta), ITMU memberikan akses teknologi yang lebih terjangkau untuk pelaku usaha kecil.
Chief Marketing Officer (CMO) PT Sinar Fajar Berkarya, Panji Saputra, menjelaskan menegaskan dari sisi segmentasi pasar ITMU telah mendorong pertumbuhan ekonomi riil. Ini dibuktikan untuk menjangkau tiga spektrum pengguna lebih luas, dan jelas; Low-End: Pelajar, mahasiswa dengan anggaran terbatas, guru, UMKM pemula.
Dengan model seperti Litebook dan Midbook, ITMU mendukung pertumbuhan ekonomi sektor pendidikan, industri kreatif, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah. Langkah ini selaras dengan visi pemerintah memperkuat ekonomi berbasis inovasi.
Dalam konteks ekonomi mikro, ITMU menawarkan; efisiensi biaya investasi teknologi, spesifikasi tinggi di kelas harga kompetitif, memungkinkan UMKM mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain (modal kerja, pemasaran digital, dll).
Dari sisi peningkatan produktifitas laptop besutan ITMU ini dilengkapi fitur fast charging, military grade, dan IoT mendukung mobilitas pelaku usaha tanpa khawatir perangkat cepat rusak.
Sementara itu, Chief Technology Officer (CTO) PT Sinar Fajar Berkarya, Dora Bernadisman, menambahkan untuk keamanan dan perlindungan data — dilengkapi fitur biometrik (fingerprint, face recognition) mengurangi risiko kebocoran data usaha. Dengan teknologi ini, UMKM dan sektor pendidikan tidak hanya menghemat biaya tetapi juga meningkatkan output ekonomi.
Peluncuran ITMU menjadi bagian dari strategi besar Muhammadiyah dalam mendukung agenda nasional; Penguatan ekosistem teknologi nasional berbasis local, Akselerasi literasi digital UMKM, Peningkatan daya saing industri kreatif Indonesia, Kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
Melalui ITMU, persyerikatan Muhammadiyah menempatkan diri sebagai bagian dari solusi atas persoalan ketergantungan impor perangkat teknologi dan ketimpangan akses digital di kalangan UMKM dan sektor pendidikan.
ITMU bukan sekadar produk laptop atau perangkat komputasi. Lebih dari itu, ITMU adalah wujud nyata bagaimana inovasi teknologi dapat menjadi enabler kemandirian ekonomi, mendukung produktivitas UMKM, dan memperkuat struktur ekonomi nasional berbasis potensi lokal.
Dengan TKDN tinggi, harga kompetitif, fitur inovatif, dan segmentasi pasar luas, ITMU layak menjadi pilihan strategis bagi UMKM, dunia pendidikan, hingga profesional yang ingin berkontribusi dalam pembangunan ekonomi bangsa berbasis teknologi. (*)
Editor : Huda
