Planet Gadget Buka Peluang Franchise, Simak Nilai Investasinya
Perkembangan bisnis Planet Gadget tidak lepas dari proses marketing yang dilakukan melalui media sosial, termasuk King Kevin yang aktif membuat konten di sejumlah media sosial mulai dari instagram, facebook, hingga TikTok. Bahkan di TikTok, King Kevin sudah memiliki followers hampir 10 juta.
Dalam kontennya, King Kevin tidak pernah berjualan secara langsung. Dia justru membuat konten yang berisi humor, motivasi, edukasi, hingga konten berbagi kebaikan. Di dalam kontennya tersebut, dia kerap menyisipkan berbagai hal positif dengan tujuan bisa lebih dekat dengan konsumennya.
“Respon masyarakat sangat positif. banyak yang mengenal Planet Gadget melalui video-video kami di TikTok. Tidak sedikit follower yang minta agar Planet Gadget buka di wilayah mereka. Target kami ke depan bisa buka gerai di seluruh Indonesia termasuk ke Sumatera, Makassar, hingga Kalimantan,” tutur King Kevin.
Sejarah Planet Gadget sendiri dimulai sejak 2015. Kevin, yang sebelumnya berkecimpung di konveksi garmen, beralih ke bisnis gadget pada tahun 1999 sebelum fokus membangun brand Planet Gadget. “Penjualan tertinggi saat ini berada di Bali dan Jawa. Rata-rata penjualan satu store mencapai Rp3-5 miliar per bulan,” ungkapnya.
Dengan sistem yang terstruktur, produk original, dan dukungan brand yang kuat, Planet Gadget siap menjadi pemain utama dalam bisnis gadget di Indonesia. Ekspansi yang terus berjalan dan potensi franchise yang terbuka menunjukkan optimisme perusahaan ini dalam meraih kesuksesan di masa mendatang. (*)
Editor : Huda
